Nuklir atau Nuclear adalah hasil dari serangkaian proses reaksi kimia yang menghasilkan energi dalam inti atom, proses rekasi tersebut dikenal reaksi fusi dan fisi. Reaksi fusi menggunakan bahan kimia bernama Lithium-6, Deuterium dan Tritium sedangkan reaksi fisi menggunakan bahan kimia bernama Plutonium (terutama type Plutonium-239) dan Uranium (terutama type Uranium-235) yang merupakan unsur Radioaktif. Reaksi Fusi itu sendiri adalah penggabungan satu inti atom dengan inti atom yang lainnya yang ringan menjadi inti atom lebih berat sebelum digabungkan. Penggabungan reaksi fusi ini membutuhkan suhu yang sangat tinggi yaitu sekitar 1.108 oC sehingga sering disebut reaksi Termonuklir. Sedangkan reaksi Fisi adalah pembelahan satu inti atom karena adanya tubrukan inti atom yang menghasilkan massa atom yang lebih kecil disertai dengan radiasi elektromagnetik.
![]() |
| Reaksi Nuklir Fusi dan Fisi |
Teknologi Nuklir, Bahaya dan Manfaatnya.
Nuklir ada sejak alam semesta ini tercipta, contoh nyata adanya nuklir yaitu Matahari. Proses ini telah berjalan sangat lama, sehingga dapat kita simpulkan bahwa nuklir ada bahayanya dan manfaatnya juga. Bahaya contohnya adalah jika tidak ada lapisan ozon maka reaksi nuklir yaitu radiasinya dapat berbahaya bagi kehidupan manusia. Tetapi oleh karena adanya lapisan ozon maka kehidupan di bumi sampai saat ini tetap berjalan seperti biasa.
![]() |
| Bom Atom di Nagasaki dan Hiroshima |
Begitu juga dengan teknologi nuklir telah kita ketahui sejak adanya bom yang diledakkan di kota Hiroshima dan Nagasaki. Teknologi Nuklir jika tidak dikendalikan prosesnya maka dapat menjadi alat ledak yang mematikan dan dapat membunuh banyak kehidupan di mana nuklir itu diledakkan. Sejak meledaknya nuklir (sering disebut "BOM ATOM") maka seluruh negara mengecam atas penggunaan nuklir yang tidak dikendalikan tersebut. Oleh karena itu sejak saat itu pengunaan nuklir yang tidak dikendalikan dilarang dipergunakan dan jika dipergunakan akan dihukum dengan tegas.
Namun dampak manfaat teknologi nuklir yang dikendalikan sejak pelarangan penggunaan teknologi nuklir yang tidak dikendalikan telah meningkat pesat. Manfaat yang dirasakan manusia sampai saat ini dimana telah dibangun di berbagai negara Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). PLTN tersebut sampai hari ini dapat berfungsi disebabkan energi nuklir dapat disebut energi yang tidak ada habisnya. Energi nuklir akan habis jika bahan kimia untuk pembuatnya terjadi kebocoran atau secara disengaja dihentikan prosesnya. Proses penghentian energi nuklir dapat di lihat pada teknologi nuklir di PLTN atau peralatan menggunakan teknologi nuklir. Dalam PLTN penghentian ini disebut shutdown sedangkan di peralatan teknologi nuklir persis sama di-shutdown yaitu tidak adanya aliran listrik untuk operasi peralatannya.
Teknologi nuklir untuk saat ini sangat-sangatlah banyak manfaatnya baik di dunia pertanian, kesehatan dan lainnya. Manfaat teknologi nuklir lebih banyak digunakan di bidang kesehatan karena begitu banyak para dokter membutuhkannya misalnya X-Ray, CT-Scan, dan masih banyak lagi. Teknologi ini di kedokteran disebut Kedokteran Nuklir. Selain itu teknologi nuklir di bidang kesehatan di bidang industri juga sangat banyak dimana teknologi nuklir tersebut digunakan untuk mengeksplorasi minyak dan gas. Manfaat di bidang Industri digunakan teknologi nuklir ini karena selain daya tembusnya tinggi juga dapat digunakan untuk mengukur kepadatan tanah, batuan dan lainnya.
Manfaat terbesar di bidang pertanian yaitu telah dihasilkan varietas-varietas baru pada tanaman dimana bibit yang diseleksi dihilangkan zat untuk mencegah terjadinya datangnya hama yang merugikan. Pada hasil panen juga dapat digunakan teknologi nuklir yaitu Irradiasi, proses irradiasi ini sangat banyak manfaatnya karena dapat juga digunakan untuk pemrosesan makanan, dan masih banyak lainnya.
![]() |
| Bapeten: Badan Pengawas Teknologi Nuklir |
Badan Pengawas Tenaga Nuklir.
Setiap teknologi nuklir yang dibuat oleh perseorangan ataupun perusahaan maupun badan di setiap negara dipastikan ada satu badan untuk mengawasi teknologi tersebut. Di Indonesia badan tersebut dinamakan Badan Pengawas Tenaga Nuklir yang disingkat dengan BAPETEN. Bapeten ini mempunyai sejarah unik karena Badan ini didirikan cikal bakalnya adalah pembentukan panitia penyelidikan Radioaktivitet oleh negara. Panitia ini ditugaskan untuk penyelidikan terkait ujicoba tenaga nuklir oleh beberapa begara dimana pada saat itu Amerika Serikat juga ikut berpartisipasi. Tugas panitia selain menyelidiki ujicoba ledakan nuklir juga mengawasi penggunaan tenaga nuklir yang masuk ke Indonesia dan melapor hasil penyelidikan dan pengawasannya kepada Presiden.
![]() |
| Badan Pengawas Tenaga Nuklir Alamat: Jln. Gajah Mada No. 8, Jakarta |
Empat tahun kemudian Presiden Republik Indonesia membuat peraturan presiden yaitu: PP No. 65 tahun 1958 untuk membentuk sebuah Dewan yang dinamai Dewan Tenaga Atom. Pada tahun 1965 lahirlah Badan Tenaga Atom Nasional yang selama ini kita sebut BATAN, badan ini ditetapkan oleh Presiden RI dengan keputusan KEPRI No. 206 tahun 1965. Seiring berjalannya waktu pemanfaatan teknologi nuklir semakin pesat maka dibtuhkan pengawasan yang melekat, Undang-undang yang mengatur pemisahan BATAN dan Badan Pengawas tercantum dalam UU No. 10 tahun 1997. Penggunaan kata Atom sendiri diubah menjadi Nuklir karena kata atom tersebut terlalu umum sehingga lahirlah Keputusan Presiden No. 197 tahun 1998.
Bapeten selama ini sangat bekerja keras tanpa kita ketahui terutama ketika reaktor nuklir di Fukushima mengalami kecelakaan. Oleh karena hal tersebut maka sangat diperlukan perkenalan kepada pemangku kepentingan terutama media berita dan juga bloger. Beberapa waktu yang lalu sejumlah media cetak, bloger dan vloger diundang untuk menghadiri workshop atau dapat disebut "Media Gathering". Tujuan workhsop ini selain memperkenalkan apa itu Bapeten juga mengumumkan adanya satu lomba kepenulisan tentang memperkenalkan fungsi pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir oleh Bapeten. Bagi yang ingin mengikuti lomba tersebut dapat dilihat pada gambar berikut ini....
![]() |
| Lomba Kepenulisan tentang Bapeten untuk Jurnalis, bloger dan vloger |
Pada hari pertama workshop tersebut adalah perkenalan Bapeten kepada peserta workshop, dimana lokasi workshop tersebut berada persis di depan gedung Bapeten itu sendiri yaitu di Ballroom Hotel Harris Vertu Harmoni. Pemandu acara dari acara ini adalah Ibu Karuniati Handayani yang sering dipanggil ibu Runi, yang sekarang menjabat di Bapeten sebagai Kepala Biro Hukum dan Organisasi merangkap jabatan fungsi Humas atau Informasi Publik.
Bersambung....





Tidak ada komentar:
Posting Komentar