![]() |
| Logo BUMN |
Pada beberapa saat yang lalu Presiden Republik Indonesia ke-7 yaitu Bapak Joko Widodo menyebutkan Bahwa ada 800 lebih anak, cucu bahkan cicit dari BUMN. Hal itu sangat meresahkan beliau karena dirasakan sangat membebani pikiran beliau bahkan menggarap proyek-proyek kecil yang seharusnya itu adalah proyek untuk UKM.
Menanggapi itu kami diundang untuk ngobrol santai bersama dengan Menteri BUMN yaitu Ibu Rini Soemarsono pada hari Kamis, 05 September 2017 di Plaza Mandiri. Seperti biasa kami para blogger datang terlebih dahulu dan sempat menyaksikan acara Happy Hour yang diadakan oleh Mandiri di lingkungan Plaza Mandiri tersebut.
![]() |
| Ibu Rini Soemarsono santai sejenak |
Sebelumnya saya belum mengenal betul wajah dari ibu Menteri BUMN ini sehingga tidak menyadari bahwa beliau telah hadir dan duduk santai di bangku sedang berbincang-bincang dengan salah satu pengunjung yang datang hari itu. Bahkan setelah ngobrol dengan seorang perempuan maka Ibu Menteri itu bergerak menyicipi makanan yang tersedia di lokasi Taman Tengah Plaza Mandiri. Oh ya nama tempatnya Taman Tengah karena taman tersebut dibuat di tengah-tengah gedung Plaza Mandiri dan tempatnya instagram banget deh..
![]() |
| Ibu Menteri BUMN cicipi makanan |
Bahkan Ibu Menteri sempat bercanda dengan beberapa reporter stasiun televisi dan duduk sebentar di lain tempat untuk menyantap makanannya tersebut. Kami para blogger sempat mengajak Ibu Menteri tersebut untuk curi waktu buat ngobrol khusus buat blogger namun apa daya para reporter televisi dan media cetak lainnya juga mengikuti ibu tersebut.
![]() |
| Ibu Menteri BUMN sedang bercanda |
Sempat ibu itu mengobrol tentang BUMN apa saja dan cerita lainnya yang saat itu saya tidak begitu jelas terdengar karena selain banyak reporter di sekelilingnya juga karena ibu itu berbicara juga suaranya pelan. Namun acara ngobrol itu pun dihentikan tiba-tiba karena pemandu acara menghimbau untuk ibu menteri menuju tempat yang telah disediakan untuk berbincang-bincang.
![]() |
| Ibu Menteri BUMN sedang ngobrol santai dengan Reporter |
Sebelum acara dimulai terlebih dahulu ditayangkan 2 video yaitu video tentang BUMN dan Bank Mandiri. Pada saat selesai ibu menteri juga memperkenalkan seluruh pejabat BUMN yang hadir saat itu. Bahkan ibu itu berkelakar dengan pejabat yang belum hadir disebutkan "Belum selesai mandi". Setelah perkenalan dengan para pejabat BUMN tersebut mengatakan: "Anak, Cucu, Cicit BUMN benyak disebabkan karena kebutuhan BUMN tersebut contohnya saat mengerjakan proyek di daerah tertentu dibutuhkan rumah sakit. Nah rumah sakit memang sudah ada di daerah tersebut namun tidak memadai dan tidak sesuai dengan kriteria BUMN tersebut sehingga dibangunlah rumah sakit yang baru dibawah anak BUMN tersebut menjadi cucu BUMN.
Selain itu juga banyaknya cucu dan cicit BUMN karena ada beberapa peraturan yang menyebabkan cucu dan cicit menjadi banyak contohnya peraturan untuk satu ruas jalan tol dipegang oleh satu perusahaan. Sehingga jika ada puluhan bahkan ratusan ruas jalan maka puluhan atau ratusan juga perusahaan yang menjadi cucu dan cicit BUMN.
Setelah itu ibu Menteri menjelaskan berbagai program, pencapaian dan tantangan ke depannya. Bahkan setelah itu diberi kesempatan beberapa reporter untuk menanyakan permasalahan yang terjadi kepada ibu Menteri. Sampai ada peserta yang menanyakan tentang hubungan UKM sehingga ibu Menteri sempat "Marah". Tapi ibu menteri itu menjelaskan kenapa beliau marah, jadilah kami tidak tegang lagi.
Memang BUMN dibutuhkan oleh negara untuk memperlancar kinerja Presiden, namun anak, cucu bahkan cicitnya juga dibutuhkan untuk mempermudah kinerja BUMN. Kata ibu Menteri juga BUMN selama ini sangat membantu para UKM bukan menyusahkan UKM.
Jadi majulah BUMN untuk membangun negeri ini, jangan menyerah serta jangan mau korupsi dong.... Malu sama yang lain... heheheheh.....





Tidak ada komentar:
Posting Komentar